Jumat, 16 Maret 2018

jum'at 16-03-2018


Jum’at 16-03-2018

                Hari yang cerah dan hari sangat indah di hari jum’at ini. Tunggu aku sekolah dan tunggu aku di depan gerbang agar aku tau kapan aku harus berlari atau pun berjalan. Memangnya apa yang ku maksud itu jelas. Aku berlari agar tidak terlambat dan aku berjalan karena aku tau waktu masih sangat pagi.
Hari ini adalah hari yang sangat indah itu jelas dari cayaha matahari sudah sangat jelas terlihat. Pagi ini aku ada ujian praktik tari di sekolah, karena aku kelas 12 dan hampih lulus dari sekolahan ujian praktik itu adalah hal yang wajib di lakukan oleh seorang siswa seperti aku ini. Tapi pertama tama kami harus mengikuti jadwal pada hari ini yaitu jum’at takwa.
Jum’at takwa itu berjalan dengan lancer seperti biasa. Ustad yang tampan dan masih sangat muda terlihat. Wanita wanita sangat kagum terhadapnya ,itu jelas ustad itu tinggi, tampat terlihat muda dan bercaya wajahnya. Tapi itu buka yang ku maksud di dalam cerita ku kali ini. Cerita ku kali ini adalah ujian praktik tari yang sangat membebani ku.
Dak dik dok suara detak jantung ku semakin kencang bukan karena aku takut atau pun apa. Tapi aku merasakan aura perasaan yang pernah aku alami dulu. Yaitu jatuh cinta. “tidak tidak, aku taking jatuh cintaan untuk saat ini”. Tapi persaan itu sangat terasa saat aku berada di sisinya apa lagi saat menatap wajahnya dengan aura manisnya.
Demi apa pun itu, untuk saat ini aku tak ingin jatuh cinta apa lagi menjalin cinta. Dak dik dok detak jantuk ku semakin kencang. Dan ini bukan  persaan yang pernah ku alami saat dia menatap ku. Apakah aku benar benar menyukainya ataukah dia juga menyukai ku. Tidak mungkin, aku orang yang sangat sangat sederhana. Orang yang sangat terpandang dan orang yang sangat di segani suka dengan ku. Berhentilah berpikir seperti itu.
Persiapan tampil ujian praktik pun di mulai. Detik detik penampilan ku pun hampir di lakukan. Bukan itu saja kami harus melakukan persiapan untuk UASBN karena pada hari senin tanggal 19 akan di laksanakan. Itulah detik detik kenangan yang jalani di penghujung perjalan sekolah ku. Karena aku tak akan menjadi seorang pelajar lagi dan takkan lagi upacara setiap senin dan tugas tugas atau pr yang selalu mengerjakan di dalam kelas.
Tak lama lagi haya sekitar 1 bulan perpisahan itu pasti akan datang. Tapi buka bukan pembahsan ku untuk blog ini. Tapi tentang perasaan ku terhadap seseorang yang mungkin saja orang tersebut suka terhadap ku juga. Kira kira saja ish. Wkwk.
Penampilan pertama pun sudah di mulai dari perempuan dengan perempuan kelas kami dan di lanjutkan dengan kami yang saling berpasangan laki laki dengan wanita, tapi bukan wanita ini yang ku bahasa tapi orang lain. Orang yang menarik di mata ku. Itu adalah… itu takkan ku katakan karena blog ini umum dan pasti teman ku akan melihatnya. Hahaha. Itu rasaha.
Penampil pertama sangat terlihat menarik saat semua kelas tepuk tangan dan bersurak surai dengan wajah bahagia melihat kelompok pertama. Dan kali ini adalah giliran kami. Kami siap dan kami akan maju untuk menajdi orang yang pertama kalai tampil dengan pasangan masing masing.
Dak dik dok pun mulai terasa, tegang takut dan juga persaaan yang tak ingin ku rasakan untuk saat ini karena orang tersebut melihat ku menari dengan pasangan ku. Hanya beberapa menit  tugas praktik kami selesai tugas kami pun berakhir dalam keadaan surak surai penonton yang sedang menyaksikan acara tersebut. Entah kenapa padahal kami tidak lomba hanya sekedar praktik tapi kelas kelas lain.
Tapi cerita ini baru di mulai dengan hati bahagia dan semangat baru, saat aku menatap wajah polosnya yang manis dan penuh gembira saat menatap ku, dia tersenyum. Dak dik dok detak jantung ku semakin terasa kencang. Padahal ujian praktik itu sudah berakhir. Payah, parah aku tak ingin merasakan perasaan ini. Menjauhlah perasaan ini. Aku takingin rasa ini bersama ku.
Tapi semakin aku menjauh malah aku merasa semakin dekat dengan dia. Entah kenapa Perasaan ini sangat menghantui ku.aku takut terjatuh, karena aku tau seberapa sakitnya orang yang tidak di terima cintanya itu.
Karena masa lalu ku yang ku tulis di blog pertama ku adalah saat aku tidak di terima oleh cewe. Pahit bukan, ya jelas pahit itulah jalan hidup ku yang sangat menyedihkan. Tapi itu tidak apa apanya karena aku tau masa depan ku lebih indah dari pada itu. Tapi aku juga tidak ingin merasakan hal yang sama untuk saat ini karena cinta yang bukan milik ku tapi untuk orang lain.
Jantung ku tidak hanya berdetak kencang tapi juga terasa bergetar dan terasa hangat saat kamu di dekat ku dan berbicara perlahan dengan suara melodi mu. Itu takseperti kamu. Kamu orangnya keras dan bersuara nyaring. Apa ini menandakan kamu suka aku. “Tidak mungkin itu hal biasa yang wanita serring lakukan saat berada di samping laki laki yang dia suka” mun dia suka aku.
Pikiran yang entang terbang kemana saat memikirkan dia tapi apakah benar dia juga suka aku. Apa yang harus aku  lakukan untuk saat ini. Aku terkurung, terperangkap,dan  terjebak dalam perasaaan suka. Lupakan semua itu aku takngin mengingat mu untuk saat ini. Aku aku memiliki mimpi dan tujuan untuk saat ini. Menjauhlah perasaan.
Nanti jika ada waktu yang tepat aku akan kembali dengan perasaan yang sama. Karena aku yakin kamu tidak kemana mana saat aku menjauh dan taklagi pernah melihat mu untuk waktu yang panjang. See you. Aku yakin kita akan bertemu nanti, di saat waktu yang tepat dan takkan ada lagi yang bisa memisahkan kita.
Cerita ini hanya sebuah lukisan hidup ku yang hidup di dalam dunia kesendirian di dalam kamar. Yang jelas orang yang selalu bermimpi dan bercita cita takkan pernah gagal skala besar yakinlah itu. Jika kamu gagal bangkit lagi itulah mimpi dan cita cita yang takpernah akan habisnya.
See you. Selamat tinggal kita akan bertemu lagi di blog baru. Tetang perpisaan. Saat aku berada di sekolah SMAN1 Barabai. Saat aku tertawa, saat aku bercanda. Saat kegagal dan kehancurkan ku dalam cinta. Good bay.