Senin, 25 Februari 2019

Manusia hebat

Manusia takakan menyerah demi apa pun. Karena sangat berharga dan harga akan di junjung mati demi kebahagia kita. Yakin dan mimpi akan selali berama.

Jumat, 16 Maret 2018

jum'at 16-03-2018


Jum’at 16-03-2018

                Hari yang cerah dan hari sangat indah di hari jum’at ini. Tunggu aku sekolah dan tunggu aku di depan gerbang agar aku tau kapan aku harus berlari atau pun berjalan. Memangnya apa yang ku maksud itu jelas. Aku berlari agar tidak terlambat dan aku berjalan karena aku tau waktu masih sangat pagi.
Hari ini adalah hari yang sangat indah itu jelas dari cayaha matahari sudah sangat jelas terlihat. Pagi ini aku ada ujian praktik tari di sekolah, karena aku kelas 12 dan hampih lulus dari sekolahan ujian praktik itu adalah hal yang wajib di lakukan oleh seorang siswa seperti aku ini. Tapi pertama tama kami harus mengikuti jadwal pada hari ini yaitu jum’at takwa.
Jum’at takwa itu berjalan dengan lancer seperti biasa. Ustad yang tampan dan masih sangat muda terlihat. Wanita wanita sangat kagum terhadapnya ,itu jelas ustad itu tinggi, tampat terlihat muda dan bercaya wajahnya. Tapi itu buka yang ku maksud di dalam cerita ku kali ini. Cerita ku kali ini adalah ujian praktik tari yang sangat membebani ku.
Dak dik dok suara detak jantung ku semakin kencang bukan karena aku takut atau pun apa. Tapi aku merasakan aura perasaan yang pernah aku alami dulu. Yaitu jatuh cinta. “tidak tidak, aku taking jatuh cintaan untuk saat ini”. Tapi persaan itu sangat terasa saat aku berada di sisinya apa lagi saat menatap wajahnya dengan aura manisnya.
Demi apa pun itu, untuk saat ini aku tak ingin jatuh cinta apa lagi menjalin cinta. Dak dik dok detak jantuk ku semakin kencang. Dan ini bukan  persaan yang pernah ku alami saat dia menatap ku. Apakah aku benar benar menyukainya ataukah dia juga menyukai ku. Tidak mungkin, aku orang yang sangat sangat sederhana. Orang yang sangat terpandang dan orang yang sangat di segani suka dengan ku. Berhentilah berpikir seperti itu.
Persiapan tampil ujian praktik pun di mulai. Detik detik penampilan ku pun hampir di lakukan. Bukan itu saja kami harus melakukan persiapan untuk UASBN karena pada hari senin tanggal 19 akan di laksanakan. Itulah detik detik kenangan yang jalani di penghujung perjalan sekolah ku. Karena aku tak akan menjadi seorang pelajar lagi dan takkan lagi upacara setiap senin dan tugas tugas atau pr yang selalu mengerjakan di dalam kelas.
Tak lama lagi haya sekitar 1 bulan perpisahan itu pasti akan datang. Tapi buka bukan pembahsan ku untuk blog ini. Tapi tentang perasaan ku terhadap seseorang yang mungkin saja orang tersebut suka terhadap ku juga. Kira kira saja ish. Wkwk.
Penampilan pertama pun sudah di mulai dari perempuan dengan perempuan kelas kami dan di lanjutkan dengan kami yang saling berpasangan laki laki dengan wanita, tapi bukan wanita ini yang ku bahasa tapi orang lain. Orang yang menarik di mata ku. Itu adalah… itu takkan ku katakan karena blog ini umum dan pasti teman ku akan melihatnya. Hahaha. Itu rasaha.
Penampil pertama sangat terlihat menarik saat semua kelas tepuk tangan dan bersurak surai dengan wajah bahagia melihat kelompok pertama. Dan kali ini adalah giliran kami. Kami siap dan kami akan maju untuk menajdi orang yang pertama kalai tampil dengan pasangan masing masing.
Dak dik dok pun mulai terasa, tegang takut dan juga persaaan yang tak ingin ku rasakan untuk saat ini karena orang tersebut melihat ku menari dengan pasangan ku. Hanya beberapa menit  tugas praktik kami selesai tugas kami pun berakhir dalam keadaan surak surai penonton yang sedang menyaksikan acara tersebut. Entah kenapa padahal kami tidak lomba hanya sekedar praktik tapi kelas kelas lain.
Tapi cerita ini baru di mulai dengan hati bahagia dan semangat baru, saat aku menatap wajah polosnya yang manis dan penuh gembira saat menatap ku, dia tersenyum. Dak dik dok detak jantung ku semakin terasa kencang. Padahal ujian praktik itu sudah berakhir. Payah, parah aku tak ingin merasakan perasaan ini. Menjauhlah perasaan ini. Aku takingin rasa ini bersama ku.
Tapi semakin aku menjauh malah aku merasa semakin dekat dengan dia. Entah kenapa Perasaan ini sangat menghantui ku.aku takut terjatuh, karena aku tau seberapa sakitnya orang yang tidak di terima cintanya itu.
Karena masa lalu ku yang ku tulis di blog pertama ku adalah saat aku tidak di terima oleh cewe. Pahit bukan, ya jelas pahit itulah jalan hidup ku yang sangat menyedihkan. Tapi itu tidak apa apanya karena aku tau masa depan ku lebih indah dari pada itu. Tapi aku juga tidak ingin merasakan hal yang sama untuk saat ini karena cinta yang bukan milik ku tapi untuk orang lain.
Jantung ku tidak hanya berdetak kencang tapi juga terasa bergetar dan terasa hangat saat kamu di dekat ku dan berbicara perlahan dengan suara melodi mu. Itu takseperti kamu. Kamu orangnya keras dan bersuara nyaring. Apa ini menandakan kamu suka aku. “Tidak mungkin itu hal biasa yang wanita serring lakukan saat berada di samping laki laki yang dia suka” mun dia suka aku.
Pikiran yang entang terbang kemana saat memikirkan dia tapi apakah benar dia juga suka aku. Apa yang harus aku  lakukan untuk saat ini. Aku terkurung, terperangkap,dan  terjebak dalam perasaaan suka. Lupakan semua itu aku takngin mengingat mu untuk saat ini. Aku aku memiliki mimpi dan tujuan untuk saat ini. Menjauhlah perasaan.
Nanti jika ada waktu yang tepat aku akan kembali dengan perasaan yang sama. Karena aku yakin kamu tidak kemana mana saat aku menjauh dan taklagi pernah melihat mu untuk waktu yang panjang. See you. Aku yakin kita akan bertemu nanti, di saat waktu yang tepat dan takkan ada lagi yang bisa memisahkan kita.
Cerita ini hanya sebuah lukisan hidup ku yang hidup di dalam dunia kesendirian di dalam kamar. Yang jelas orang yang selalu bermimpi dan bercita cita takkan pernah gagal skala besar yakinlah itu. Jika kamu gagal bangkit lagi itulah mimpi dan cita cita yang takpernah akan habisnya.
See you. Selamat tinggal kita akan bertemu lagi di blog baru. Tetang perpisaan. Saat aku berada di sekolah SMAN1 Barabai. Saat aku tertawa, saat aku bercanda. Saat kegagal dan kehancurkan ku dalam cinta. Good bay.


Senin, 21 Agustus 2017

Senin, 21-08-2017

Senin, 21-08-2017

Cewe yang gue idam idam kan selama ini malah ikut ikutan.

Emang benar ya cewe cantik sulit di cari, bukan dari wajahnya tpi hati dan perasaannya.

Mungkin hari esokkan menanti, tapi hari ini tetaplah hari ini takkan pernah berubah.

Di sentuh di belai sudah merubah hati gue. Bukannya gue cemburu dengan laki laki yang menyentuh lo. Tapi gue taksuka dengan lo karena berani di sentuh oleh laki laki,

Kesel sih cewe yang gue idam idam kan dari SMP malah berubah saat SMA. (Ais)

Cewe nan cantik bukan berarti hatinya cantik juga kali ya.

Sudahlah. Dari situ gue bisa menilai dan bisa merasakan rasa benci.

Suka malah jadi benci. Kira baik malah jahat juga.

Alah jdi masah ya. Tenang aja. Jadi kan aja dulu diri gue baik. Mungkin akan ketemu jodoh lebih baik. Like aja dah dg cewe cantik hatinya.

Lupakan cewe dan teruslah melangkah

Baru buat kata kata malam malah lasung di uji. "Jika takingin terluka maka tinggalkanlah kebahagiaan".
 Mantap jua. Langsung di uji. Tpi asilnya gagal. Jadi kesel. Ikut ikutan sih.

Kembali kelaptop. Wkwkwk. Ya. Ini terakhir gue bila "gue taksuka lagi dengan lo karena lo gk bisa jaga hehormatan lo" bay.

Sabtu, 24 Juni 2017

Minggu, 25-06-2017

24 juli 2017

Mohon maaf lahir batin semuanya. Perkataan ku dan kelakuan ku yang kurang baik terhadap kalian aku minta maaf dari hati paling paling dalam ku, Aku banyak salah kepada kalian terutama kepada teman sebangku ku thesar " maaf ya sar". dan fadil dengan indra yang sering aku gambar gambar mejanya. Maaf juga kepada hada dengan ami yang sering aku ganggu saat belajar.

Makasih ayu dg riska yang sering membatu menjawab bahasa inggris dan sering menginspirasi ku dan aku minta maaf kepada kalian yang sering bertannya berlebihan

Marah lagi ya arine. Hheheh "maaf maaf" tapi aku tidak salah kenpa ya kamu sering marah sama aku. Ya sdahlah "maaf ya kalau aku salah. Maaf lahir batin."

Maaf ya aulia sering membuat kamu jengkel cuman sering iseng aja. "Maaf ya" aku sadar aku salah. Tapi sakit lo sering kamu tampar dan di cubit. "Tapi tidak apa apa aku ikhlas kok" wkwkwk

Maaf juga dg lisa, mata ku saring kemana mana. "Maaf ya" aku sudah berhenti. Tpi jngan di depan  ku lagi ya duduknya. Entar kambuh lagi.

Maaf ya laki laki tampan fadli, lutfi, dhodon dan amat. Tidak pernah ikut saat dalam main uno dg main trumbul/ ribun. Takut kalah . Hehehe

Malinda dg eka minta maaf ya. Masih berbekasnih bedak yang kau berikan di wajah ku. Tidak tidak sudah hilang cuman bercanda. Maaf ya sering minta jawaban baik atau tidak. Aku masih belajar menggambar lo. Heheheh.

Hay resty, kucing kamu masih jaga rumah, hehehe. Kapan kapan aku lihat ya kucing yang pintar seperti itu. Kalau punya anak minta 2 ya. Cuman bercanda. Makasih ya hati ku selalu bergetar dan tenang saat kamu membaca al qur'an. Maaf ya

Maaf ya adelia pernah aku katakan alpaling berjalan. Aku cuman ikut ikutan. Bukan aku lo yang memulai ai..

Masih bercermin gusrina. Hhehhe. Maaf ya sering mencuntek jawaban saat ulangan Maaf juga pada endah lain kali bisa kerumahkan kita tari pingkuin lagi.. Huhuy

Maaf ya salma aku pernah mencuri permen kamu saat kerja kelompok di rumah kamu. Mau aku ganti permennya. Maaf ya. Benar aku minta maaf. Entar aku terhalang masuk surganya.

Vera vera maaf ya tidak ikut saat kerja kelompok seni budaya. Aku tidak bisa pergi karena hujan lebat. Maaf ya.

Entar kita nyayi sama sama lagi rina. Maaf lo sering telat bayar iyurannya. Aku masih kurang lo. Masih ada beberapa ribu lagi yang belum aku bayar.

Thank you Mailinda pernah mencarikan aku pensel mekanik. Masih semangatkan jdi bendahara.  Entar kamu sukses jngan kurupsi ya. Maaf maaf cuman bercanda. Maaf ya mailinda.

Masih belajar membacabahasa  arab gundul ya rahmi. Moga sukses. Maaf ya sering katain kamu pakai bahasa indonesia yang di campur bahasa kampung. Tpi dalam hati aja kok. Maaf ya maaf banget

Fuzah masih cantik kok. Ehehehe. Maaf ya sering colek colek kamu. Aku cuman kurang kasih sayang aja. Heheh. Maaf ya zah. Moga tambah cantik.

Aswin maaf ya win pernah maksa cepat kasih bajunya. Akhirnya tidak jadi. Wkwkw. Maaf ya.

Maaf ya semuanya. Makasih sudah membuat aku menjadi manusia yang tambah tegar tambah baik tambah mengerti arti semua kehidupan. Yang tidak ada namanya maaf ya sudah kehabisan ingatan. Thanks semua. Aku bangkan punya teman seperti kalian di dalam kelas. Sekali lagi makasih dan aku minta maaf lahir batin.

Minggu, 21 Mei 2017

Sabtu 20-05-2017

Sabtu 20-05-2017

Apakah aku harus diam dan terus diam?. Aku tetap sabar menunggu aku tetap sabar. Luka yang terus terumbang ambing tak bisa tertahankan. Kepedihan yang  membuat ini sangat membuat ku terluka. Kapan kalian berubah?. Aku ingin kalian berubah menjadi baik. Ya allah berikanlah rahmad mu kepada merika. Do'a ku selalu bersama kalian.

Aku diam aku diam. Aku tak berani sama kalian karena aku hnya anak kecil yang tak berguna. Yang selalu salah selalu bersalah. Di mana letak jiwa ku letak hati ku letak perasaan ku.

Aku memang orang kecil. Tpi hati ku sangat besar sampai sampai melampai batas atas semuanya. Dari mana aku berasal dari situ jiwa ku berada. 

Aku berkata "aku lelah aku lemah" bersabarlah diri ku masih di tengah perjalanan. Perjalan ku masih panjang hadapi dengan tabah dan tenang karena jiwa yang tenang membuat perasaan menjadi damai dan tentaram.

Aku tak menyangka sampai sejauh ini untuk berjuang. Aku memang yang takpantas untuk hidup. Untuk apa aku hidup. Diri ku yang terbanting banting oleh amarah dan kesalahan kesalahan yang terus terulang.

Untuk apa aku hidup dan untuk siapa aku hidup.? Aku memang tak berdaya menghadapi semuanya tapi keyakinan yang membuat ku jadi seperti ini. Tapi terkadang aku sangat terluka sangat terhempas karena semua mengangkap itu hanya sebuah mainan belaka.

Jika kalian tau aku sangat terluka sangat terluka. Karena semua yang ku lakukan tak berarti apa apa. Tapi tak jadi masalah karena itu adalah impian yang di perintahkan kepada ku.

Hati ku bercampur aduk. Jiwa ku tertekan. Semuanya terasa hilang saat getaran suara yang keras dan meluakai raga ku.

Sabarlah aku memang manusia dan aku hanya manusia ini hidup dan ini jalan yang di berikan. Aku akan tetap bersyukur utuk semua ini. Terima kasih

Berikan petunjuk untuk jati diri ku. Dan berikan kekuatan untuk aku bersyukur.

Jumat, 12 Mei 2017

Diam sejenak 14-05-2017

Aku memang pecundang, tapi aku bukan seperti kalian yang ingin selalu di puji dan ingin mendapatkan perhati oleh orang orang.

Sekarang dunia berubah begitu cepat. Aku juga tidak mengeri aku juga tidak memahami ini. Hanya ada satu jalan untuk ku. Aku berubah aku lemah dan tak berdaya lagi mengahdapi semuanya karena hati yang luka ini membuat merasa sangat tertekan.

Hari itu aku sedang duduk di depat rumah yang sepi dan tak ada suara atau pun bisingan kendaraan. Di pagi hari yang cerah dan hari yang sangat di penuhi kebahagian. Dan sambil berkata "aku memang anak dari seorang petani yang hidup pas pas dan keringat yang selalu menetes". Aku tetap bersyukur jalan yang ku tempuh masih dalam kebaikan.

Di samping semua itu aku duduk diam dan sambil memikirkan "apakah alu harus melangkah untuk menuju impian atau aku tetap diam dan mengekuti alur cerita ini". Itu tak seperti yang di inginkan semuanya berubah saat angin kencang berhembus dan embun embun pagi membasahi pipi ku.

Dari semua yang ingin ku kata adalah aku bisa bersyukur atas pemberianya dan masih bisa hidup dengan baik. Terima kasih ada semuanya.

Semoga semua yang aku jalan di jalan kebaik.  Amin

Orang yang lemah bukan di lihat dari kaya atau miskin tapi orang yang lemah adalah orang orang tak bisa bersyukur dalam kehidupan


Minggu ini ada ulangan akhir semester semoga aku dapat nilai yang baik amin. Doakan yang teman teman

Senin, 01 Agustus 2016

Sabtu, 23 juli 2016

Sabtu, 23 juli 2016

   Masa masa anak baru kesekolah baru. Anak yang sudah lama bersekolah tidak ada yang belajar. Guru guru sibuk dengan murid baru, dan gue sibuk dengan menatap teman teman gue pacaran. Dan ini lah gue dengan semua kekurangan gue. Gue merencanakan nembak asti saat memasuki kelas 11 nembak secara langsung dengan 4 mata. Gue sudah lama kenal dengan dia. 1 tahun gue bersama dia dalam satu kelas.  Mulai Semester kedua gue merasaakan perasaan yang berbeda dengan dia. Gue mulai dekat dengan dia dari semester 2. Gue perhatikan dia dari hal hal yang kecil. Gue sering nakalin dia, buka karena gue pengen sakiti dia tapi ingin dapat perhatian dia. Dari hal hal yang aneh untuk dapat perhatian dia. Kejadian yang gue alami dengan dia gue catat di diery gue. Dan perpisahan terakhir di kelas X2. Saat itu kami liburan ke baruh bunga. Dan dia tidak ikut. Gue catat di blog gue. Dan teman gue tau gue suka dengan asti. Padahal gue menggunakan nama sensoran. 6 bulan berlalu secara cepat.

Sekarang gue kelas 11. Perasaan gue tidak berubah sedikit pun terhadap asti. Hari yang gue tunggu kini datang. Itu pun gue berpikir selama 1 minggu. Karena sekarang kami beda kelas. bagaimana cara untuk nembak dia.?? Di hari sabtu tanggal 23 juli 2016 gue bersekolah. Di dalam kelas teman gue bertanya kepada gue.
"Bagaimana perasaan kamu kepada asti??"
"Tidak berubah kok"
"Sudah ucapin HBD"
"Apa??. Ulang tahun, aku tidak tahu dia ulang tahun pada hari ini"
"Ucapi dulu ulang tahunnya, aku juga belum"
"Ok. Kita sama sama ucapin dia ulang tahun"
Gue berpikir ini waktu yang tepat untuk nembak asti. Tapi saat itu tidak ada rencana sedikit pun. Teman gue panggil dia. Dan yang terjadi gue sangat gugup saat di dekat dia. Apa?? Kenpa?? Tidak biasanya gue di dekat dia seperti ini. Gue tidak berani berbicara sedikit pun. Kira kira selama 30 menit gue tidak berbicara dengan dia. Tiba tiba bell berbunyi mendakan pulang sekolah. Dia pulang sekolah. Dan gue sedikit pun tidak ada berbicara.

Gue ikuti asti menuju keparkiran. Gue Berbicara kepada dia satu kata penuh makna.
"HBD"
"Aku tidak ingin di ucapin. Aku tidak ingin tambah tua" sambil senyum senyum.
Gue menunggu dia di parkiran selama kurang lebih 15 menit. Dia lewat di depan gue. Gue binggu harus berbuat apa. Dia sudah jauh meninggalkan gue. Gue tidak sadar, gue secepatnya mengejar dia. Gue lihat dia berbelok kekanan tidak seperti biasanya. Gue secepatnya mengejar dia. Gue berbicara.
"Mau kemana.?"
"Menjemput adik ku"
Dia berbelok kekiri lagi menuju gang.
"Mau kemana.?"
"Kerumah paman ku dulu"
"Aku ikut"
Tibanya gue di rumah pamannya asti. Tiba tiba hujan, hujan yang tidak deras. Gue tidak berani masuk kerumahnya dan tidak berani naik keterasnya. Gue pengen mengatakan tanda cinta kepadanya dan tidak berani mengungkapkannya. Gue kehujanan di depan rumah pamannya asti.
"Ti"
"Ti"
"Ti"
"Ti"
Dengan nada yang berbeda beda.  Gue tidak berani mengungkapkannya.
"Ti"
"Ti"
"Apa?"
"Aku"
Tidak berani mengungkapkannya.
"Apa?"
Gue diam dan tidak berbicara lagi seperti di tv. Cinta gue seperti di komik. Tidak berani mengungkapkannya. Gue pejamkan mata gue.
"Aku suka kamu"
Dia diam tidak berbicara apa pun.
"Ti"
"Ti"
"Ti"
"Apa?"
"Aku"
"Aku suka kamu"
Dia diam tidak bicara apa pun.
"Pergilah, cuacanya sedang hujan"
"Aku tidak akan pergi sebelum ada jawaban dari mu"
Hujan semakin lebat gue kehujanan tapi gue tidak akan pergi sebelum ada jawaban darinya.
"Pergilah. Nanti kamu sakit"
"Aku tidak akan pergi"
Gue kehujanan tapi gue tidak merasakan hujan. Seperti tidak ada apa pun di mata gue selain dia.
"Ti"
"Ti"
"Apa?"
"Apa jawaban dari mu?"
"Aku tidak mendengar"
"Apa jawanan dari mu?"
"Aku tidak mendengar"
Berapa kali gue bertanya kepada dia tetap saja jawaban dari dia seperti itu. Dan teman teman gue datang tiba tiba.
"Pergilah kalian, aku cuman ingin 4 mata dengan dia" berbicara kepada teman gue.
Gue bertanya lagi kepada asti
"Apa jawaban dari mu"
"Jawaban ku ada di teman kamu"
"Aku pengen jawaban dari kamu"
"Pergilah, cuaca hujan"
"Aku akan menunggu jawaban dari mu dulu"
Gue menunggu jawaban dari dia sekitar 5 menit.
Hujan hampir reda dan dia pergi
"Mau kemana?"
"Aku pengen menjempun adik ku, aku pergi"
"Iya. Aku juga"
Aku pergi menuju rumah teman gue. Dengan hati yang tidak karuan. Gue tidak menyangka mereka tidak ada di rumah teman gue. Lalu gue pergi kerumah gue. Dengan hati yang  hancur. Apa yang harus gue harus gue lakukan. Perjalanan cinta gue tidak seperti di komik yang selalu berujung kebahagian.

Pesan moral : Jangan mengharapkan cinta seperti di komik. Cinta yang sebenarnya adalah cinta yang tulus cinta yang di dapatkan dari perjuangan dan kesetian dari hati yang terdalam.