Senin, 06 Juni 2016

Demo pembagian rapost

Sabtu kemarin gue ada cerita nih. Gue aga sibuk dikit dikit jadi lupa posting nih. Nih ceritanya mau sekolah di jalan gue meliahat anak anak sedang bermain. Yang aneh to dia bermain kuda kudaan seperti anak dewasa gitu. Gue agag labil gitu dikit. Tapi tidak mungkin anak kecil bisa anakin guda gudaan. Hehehe. Gue di sekolahkan mau bagi rapot gitu mau naik kelas. Awalnyasih baris gitu di lapangan basket gue menemuka murid yang selfi selfi gitu ( wajarkan ) perempuan tapi laki laki tidak wajar mungkin dia agag perempuan dikit. Hehehe. Yang lebih sadisnya lagi laki laki itu seperti mau kuda kuda. Yah kan bahaya. Kalau dia kelaminnya 2 sih gag papa( wajar ). Zaman sekarang gitu perempuan jadi laki2 dan laki2 jadi perempuan. Huhuy. Mungkin dia lelah.

 Gue naik tanggakan mau masuk kelas. Nih perempuan kayanya kegatelan gitu, kaya flim india gitu joget joget di tangga. Katanya lalalala. Kira kira agag gila dikit gitu. Huhu. Gue nanya dia
"Kenapa lo joget joget di tangga"
"Gue gila karena cinta mu"
" hah" kata gue. Kan aneh cinta kok gila. Mungkin cinta sudah lelah. Huhuy. Ada juga laki2 katanya "tambah 2". Kalau terus di tambah 2 gue kasihan dengan angka ganjil dia tidak di sebut sebut.  Gue juga prihatin dengan 2 kalau di sebut terus nanti 2 akan habis. Nanti anak cucu gue tidak ada yang bisa nyebut 2. Gue berkata "Jangan di tambah 2 lagi nanti 2 akan hilang".

Masuk kelaskan gue dan teman2. Wali gue lambat masuk kelas mungkin dia kocok arisan. Hehehe. Saat ibu wali masuk datang jantung gue agag debar debar dikit gitu detaknya cepat sih. Yang anehnya teman gue nangis duluan ( kan belum di bagi rapotnya ). Aneh deh. Teman teman debar debar jantuknya bentar lagi gugur jantungnya ketanah toh. Yah. Cukup lama gue dan teman teman nunggu rapot karena ibu wali kami sedang asik asik berbicara  tentang bukber kami. Kami demo tentang percepat pembagian rapot. Karena rapot kami lama sekali baru di bagi. Begitulah kelas kami seperti anak anak sedang menangis. Hohoho. Setelah pembagian rapot kami semua berteriak. Gue pikir mereka seakan demo kenaik BBM. Yah. Aneh sih kelas kami ini.

Rapot pun di bagi satu satu persatu teman gue mengambil. Ada yang sambil nangis sambil tertawa lebih sadisnya lagi ada yang merangkap mungkin dia cita cintanya menjadi tentara. Hehehe. Nih cerita yang aneh, ada cewe yang ngambil rapotnya dengan senyum senyum tapi setelah cewe itu mengambil rapotnya dia menangis seakan umurnya akan berakhir. Tau gag kenapa jadi cewe itu menangis.??? Karena dia mau masuk IPS tapi cewe itu malah masuk IPA. Kan IPA lebih baik dari pada IPS dan kalau IPA bisa masuk IPS. Kelas gue ini aneh deh. Gag ada yang bisa tiru kelas kami. Dan gue sekarang masuk IPA. Padahal gue kan begi kenpa gue masuk IPA. Mungkin guru tidak bisa mengerti gue ini bodoh. Emang gue pikirin kalau gue masuk IPA. Gue terusin aja. Lanjut terus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar